Kalender Event

No Events

Merayakan 13 Tahun Safinatul Qodiri, Malam Penuh Doa dan Kebersamaan dari Jombang Rawa Lele

BDGVIBES- Lapangan Bahrus Syafa’ah di kawasan Jombang Rawa Lele, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (15/1) malam itu, terasa berbeda dari biasanya. Di bawah langit malam yang teduh, ratusan jamaah berkumpul, larut dalam suasana khidmat peringatan Milad ke-13 Pondok Pesantren Safinatul Qodiri. Bukan sekadar perayaan usia, momentum ini menjelma menjadi ruang perjumpaan hati, doa, dan harapan akan persatuan.

Mengusung tema “Dengan Hati Merangkul Umat, Merajut Kebersamaan”, peringatan hari lahir pesantren ini terasa begitu relevan dengan denyut kehidupan masyarakat hari ini. Dari santri, warga sekitar, hingga para tokoh agama dan masyarakat, semuanya melebur dalam satu niat: menebar kesejukan dan memperkuat ikatan kebersamaan.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Safinatul Qodiri, Aminuddin, S.Sos., M.M., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui pesantren selama lebih dari satu dekade. Baginya, usia ke-13 bukan sekadar angka, melainkan simbol konsistensi dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang inklusif dan menyejukkan.

“Alhamdulillah, tahun ini mencapai usia yang ke-13 tahun. Usia yang cukup matang dalam perjuangan menegakkan agamanya Allah SWT,” ujar Aminuddin di sela-sela acara.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan momen ini sebagai penguat harmoni, tidak hanya di internal umat Islam, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa yang majemuk.

“Besar harapan kami, perhelatan ini dapat menghadirkan suasana rukun, baik intern umat Islam maupun antarumat beragama. Kerukunan adalah pondasi utama menjaga keutuhan NKRI,” tambahnya.

Angka, Makna, dan Pertolongan Ilahi

Puncak acara semakin terasa bermakna saat pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Safinatul Qodiri, Abuya Kyai Habib Umar Bin Abdul Hadi Al-As’Ary, menyampaikan tausiyah yang sarat filosofi. Dengan gaya tutur yang tenang dan membumi, beliau mengajak jamaah merenungi perjalanan dakwah yang dijalani pesantren, melalui simbol-simbol angka yang penuh makna spiritual.

Beliau mengisahkan bahwa perjalanan dakwahnya dimulai di Pondok Pucung selama 10 tahun sejak 2008, lalu berlanjut di Jombang Rawa Lele selama 7 tahun. Total 17 tahun tersebut dimaknai sebagai refleksi dari 17 rakaat salat lima waktu—penyangga utama kehidupan seorang muslim.

“Di Rawa Lele ini sudah 7 tahun. Dalam bahasa Jawa, tujuh itu Pitu, yang artinya Pitulunge (pertolongan) Gusti Allah SWT,” tutur Abuya Kyai Habib Umar.

Tak berhenti di situ, usia 13 tahun berdirinya yayasan yang dimulai sejak 2013 juga dikaitkan dengan perhitungan Jawa ‘Jumat Pon’ yang berjumlah 13. Dalam tradisi tersebut, angka ini berada pada fase ‘Bejo’ (Sandang, Pangan, Bejo, Loro, Pati), yang dimaknai sebagai keberuntungan dan kebaikan hidup.

“Perjalanan 7 tahun di Rawa Lele adalah ‘Pitu’, simbol Pitulunge (pertolongan) Gusti Allah. Dengan semangat merangkul umat melalui hati, kita rajut kembali kebersamaan untuk menjaga persatuan negeri,” tandasnya.

Pesantren sebagai Ruang Teduh Bersama

Lebih dari sekadar seremoni keagamaan, Milad ke-13 Ponpes Safinatul Qodiri juga menjadi potret indah sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat. Kehadiran sejumlah pejabat pemerintah serta tokoh lintas daerah menunjukkan bahwa pesantren ini telah tumbuh sebagai ruang dialog, pembelajaran, dan persatuan.

Sejumlah tokoh turut hadir memberikan tausiyah, di antaranya Pengasuh PP. Nurussalam & Walisongo Tuban, Jawa Timur, KH. Abraham Naja MN., S.H., M.H. (Gus Naja), serta Sultan Banten Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja. Kehadiran mereka semakin menegaskan semangat Islam yang merangkul, tanpa sekat dan tanpa jarak.

Di usia ke-13 ini, Ponpes Safinatul Qodiri kian meneguhkan perannya—bukan hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai oase kerukunan di tengah masyarakat urban. Dari Rawa Lele, pesan tentang cinta, persatuan, dan kebersamaan terus disemai, menjalar pelan namun pasti. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *